Dengan sinar keemasan pertama matahari yang menerangi pikiran kita ke kilau bulan terakhir yang menenangkan jiwa kita, kita terus membaca dengan lahap. Membaca, karena arti harfiah meliputi berbagai mata pelajaran, resmi dan tidak resmi, elektronik dan hard copy, informatif dan santai dan sebagainya. Jadi pembacaannya yang memberi kita stres dan lagi pembacaan yang sehat yang juga dapat bertindak sebagai penghancur stres.

Membaca buku atau artikel tentang minat pribadi melepaskan beban pikiran. Kelelahan atau stres karena hal-hal duniawi memudar secara bertahap. Jika stres dianggap sebagai penyakit epidemi sosial merosot tubuh dari dalam maka membaca adalah obat untuk membasmi penyakit ini. Membaca seperti jus lemon untuk mengatasi mabuk stres. Pikiran terasa seringan bulu melepaskan semua stres dan ketegangan. Membaca dapat membawa kita ke daratan salju eksotis dengan langit biru yang jernih atau jalan kembali ke zaman Raja-Raja dan Ratu atau lompatan ke masa depan dunia robot. Kadang-kadang membaca dapat menunjukkan kepada kita rute menuju kehidupan sehat yang bergizi atau mengajarkan kita hobi baru atau menginspirasi kita untuk berbuat lebih baik. Membaca bisa membuat kita berguling-guling di tanah sambil tertawa atau menangis hati kita. Membaca juga dapat mendorong kita ke dalam kesedihan luar biasa yang kemudian dapat meningkatkan tingkat stres kita. Jadi memilih buku atau artikel yang bagus yang membawa kita keluar dari kehidupan yang penuh stres adalah hal yang sangat penting. Bahkan, saya percaya membaca santai adalah penangkal sempurna untuk stres.

Dari fajar sampai malam, mata saya sibuk menangkap koran harian ke papan pengumuman dan papan reklame pinggir jalan ke dokumen resmi saya hingga selebaran iklan untuk akhirnya novel favorit saya. Tetapi semua ini novel saya yang bertindak seperti mentimun yang mendinginkan di mata saya, menekan rasa sakit dan stres. Ketika saya membaca novel, saya mulai membuat karakter dari novel di kanvas surealis saya. Pengembaraan saya dengan para tokoh berlanjut seiring dengan perkembangan novel. Berangsur-angsur ketika saya bergerak melalui novel, halaman demi halaman, saya asyik dalam cerita dan lebih akrab dengan karakternya. Saya mulai membayangkan adegan-adegan dalam ruang lingkup pikiran saya. Kamar saya berubah menjadi tanah cerita dan semua karakter hidup untuk bertukar dialog dan saya duduk terpaku dalam keheningan. Membaca menyalakan jiwa kreatif dalam diri saya, bebas dari belenggu dari beban apa pun. Pikiran saya mulai melayang di jalur imajinasi yang indah. Otak saya menjadi tenang dan iritasi saya karena stres mengambil kursi belakang. Akhirnya realitas tidak diakui dan stres terkubur dalam ketika kencan saya dengan novel saya dimulai. Ini memberi saya tidur malam yang nyenyak dan harapan untuk melihat hari yang lebih baik.

Pembacaan yang sehat tidak hanya bertindak sebagai penyelamat dari hantu stres tetapi juga meningkatkan tingkat konsentrasi kita yang bobrok. Dalam jadwal kami yang sibuk, alih-alih memiliki bacaan yang sehat sebagai pilihan, kami dapat menyerapnya sebagai kebiasaan. Stres sama benarnya dengan eksistensi manusia. Tetapi kita dapat terbebas dari stres yang tidak perlu hanya dengan membalik halaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *